Kolesterol Dan Diabetes

Kolesterol Dan Diabetes - Hai sahabat obat herbal diabetes, PadaTulisan pada kali ini dengan judul Kolesterol Dan Diabetes, kami Haturkan tulisan Kesehatan dan obat herbal Alami ini dengan baik untuk kamu tahu dan ambil pengetahuan didalamnya. Semoga saja isi postingan dalam tema Artikel Aterosklerosis, Artikel cara mengobati diabetes basah, Artikel cara mengobati diabetes kering, Artikel HDL, Artikel Kolesterol, Artikel LDL, Artikel obat alami diabetes paling ampuh, Artikel pengobatan diabetes, Artikel Terbaru, Artikel tips cara menyembuhkan diabetes, Artikel Trigliserida, yang penulis sajikan ini dapat betul-betul anda pahami. Okelah, selamat membacanya.

Judul : Kolesterol Dan Diabetes
link : Kolesterol Dan Diabetes

Baca juga


Kolesterol Dan Diabetes


Kolesterol biasanya menempel pada  seputar kuliner lezat, berat tubuh yang berlebihan, dan usia. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus dihindari.

 Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus dihindari Kolesterol dan Diabetes

Kolesterol yaitu senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk aneka macam fungsi di dalam tubuh, salah satunya membentuk dinding sel.
Kolesterol yang berada dalam zat kuliner sanggup meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, tetapi tetap aman  sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, biar sanggup dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, dan dianggap sebagai pembawa  (carrier) kolesterol dalam darah.

Alternatif Pengobatan Dengan Jamu Godog/ Rebus


Apakah kolesterol berbahaya?

Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein)
Jenis kolesterol ini berbahaya sehingga sering disebut juga sebagai kolesterol jahat. Kolesterol LDL mengangkut kolesterol paling banyak di dalam darah. Tingginya kadar LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner sekaligus sasaran utama dalam pengobatan.

Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)
Kolesterol ini tidak berbahaya. Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dari LDL dan sering disebut kolesterol baik lantaran sanggup membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah arteri kembali ke hati, untuk diproses dan dibuang.
HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses Aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).

Trigliserida
Selain LDL dan HDL, yang penting untuk diketahui juga yaitu Trigliserida, yaitu satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan aneka macam organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah juga sanggup meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor sanggup mensugesti kadar trigliserida dalam darah ibarat kegemukan, konsumsi alkohol, gula, dan kuliner berlemak.
Tingginya kadar trigliserida (TG) sanggup dikontrol dengan diet rendah karbohidrat.

Kolesterol dan Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Diabetes Mellitus atau Kencing Manis yaitu keadaan dimana kadar gula darah melebihi batas normal. Diabetes yang tidak terkontrol dengan kadar glukosa yang tinggi cenderung meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh.
Kolesterol LDL pada penderita Diabetes lebih ganas lantaran bentuknya lebih padat dan ukurannya lebih kecil (Small Dense LDL) sehingga sangat gampang masuk dan menempel pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (Aterogenik).
Pada penderita Diabetes Mellitus janjkematian utama disebabkan oleh penyakit kardioserebrovaskular. Pasien Diabetes Mellitus sangat penting untuk menekan kolesterol khususnya LDL sampai <100mg/ dL. Hal ini disebabkan lantaran Diabetes Mellitus yaitu kondisi yang dianggap sama dengan orang yang terkena penyakit jantung koroner. Bahkan pada pasien Diabetes Mellitus yang sudah terkena penyakit jantung koroner, sasaran LDL-nya lebih rendah lagi yakni <70 mg/dL.
Kadar gula darah yang tinggi dan berlangsung usang akan memicu terjadinya aterosklerosis pada arteri koroner dan menyebabkan penyakit jantung koroner. Bahkan pasien dengan diabetes cenderung mengalami gangguan jantung pada usia yang masih muda.

Mengendalikan Kolesterol
Kolesterol yang tinggi (hiperkolesterolemia) memang tidak terlihat dan seringkali tidak bergejala, kecuali dengan melaksanakan Check Up (periksa darah) secara terpola paling tidak 6 bulan sekali sesudah berkonsultasi kesehatan dengan dokter.
Namun demikian kolesterol harus tetap dikontrol dengan mempunyai gaya hidup yang sehat seperti:
  • diet rendah lemak
  • berhenti merokok
  • berat tubuh yang seimbang
  • olah raga teratur
Jika segala upaya yang telah dilakukan tetap tidak mencapai sasaran LDL yang dianjurkan, maka obat sanggup dijadikan sebagai alternatif lain.

Pemeriksaan Berkala
Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, sebaiknya investigasi laboratorium dilakukan secara berkala, paling tidak setiap 6 bulan. Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, sanggup dilakukan dengan melaksanakan tes di laboratorium sesudah puasa +/- 10 jam. Ada yang tidak perlu puasa (LDL direct & HDL) dan ada yang perlu puasa (TG & Kolesterol).
Adapun nilai normal laboratorium untuk kolesterol yaitu sebagai berikut:

Kolesterol LDL
Nilai normal kolesterol LDL bergantung kepada jumlah faktor risiko seseorang yang terhadap PJK. Semakin banyak jumlah faktor risikonya, maka semakin rendah kolesterol LDL yang harus diturunkan.
- Jika jumlah faktor risiko PJK 0-1, maka sasaran kolesterol LDL < 160 mg/ dl – Jika jumlah faktor risiko PJK >2, maka sasaran kolesterol LDL < 130 mg/ dl

- Jika seseorang ada riwayat PJK ataupun Diabetes, maka sasaran kolesterol LDL < 100 mg/dl Kolesterol HDL : > 40 mg/ dl
Trigliserida        : < 150 mg/dl
Kolesterol Total : < 200 mg/dl




Demikianlah ulasan mengenai Kolesterol Dan Diabetes

Sekianlah tulisan Kolesterol Dan Diabetespada kali ini, Semoga betul-betul dapat memberi manfaat untuk anda semua khususnya yang berkaitan dengan obat alami. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Saat ini Kamu membaca artikel Kolesterol Dan Diabetes dengan alamat link https://obatherbaldiabe.blogspot.com/2018/02/kolesterol-dan-diabetes.html

Blog Archive