Judul : 9 Mitos Yang Salah Perihal Diabetes Tipe 2
link : 9 Mitos Yang Salah Perihal Diabetes Tipe 2
9 Mitos Yang Salah Perihal Diabetes Tipe 2
9 Mitos yang Salah Tentang Diabetes Tipe 2
Tidak ibarat diabetes tipe 1 yang tidak sanggup dihindari maupun dicegah, diabetes tipe 2 biasanya gres muncul di usia dewasa, dan inilah tipe diabetes yang paling umum dialami di Indonesia. Namun banyaknya info dan rumor yang berseliweran seputar penyakit ini justru menciptakan kita sering salah kaprah dan mempercayai anggapan yang salah. Berikut ini yaitu sembilan mitos paling umum namun tidak benar seputar diabetes tipe 2, yang dipercaya banyak orang di Indonesia.
1. “Diabetes bukan penyakit serius. Saya masih sanggup hidup usang walaupun mengidapnya.”
Diabetes yaitu penyakit kronis yang sanggup dikontrol, dan memang bukan duduk kasus besar bila Anda sanggup mengatasinya dengan benar. Tapi tetap saja, diabetes menyebabkan lebih banyak simpulan hidup dibandingkan kanker payudara dan AIDS bila dijumlahkan. Statistik menawarkan bahwa dua dari tiga orang pengidap diabetes akan meninggal alasannya serangan jantung atau stroke. Jadi, didiagnosis dengan diabetes memang bukan simpulan hidup Anda, dan Anda pun masih sanggup menjalani sisa umur yang panjang. Tapi ini hanya sanggup terjadi bila Anda mengubah gaya hidup, contoh makan, dan kesadaran Anda akan kesehatan.2. “Orang gemuk usang kelamaan akan terkena diabetes tipe 2”
Berat tubuh bukanlah faktor utama penyebab diabetes. Ada faktor lain, contohnya riwayat keluarga, yang juga memerankan pecahan yang penting. Ada banyak orang yang kelebihan berat tubuh tapi tidak mengidap diabetes tipe 2 seumur hidupnya, dan banyak pula orang dengan berat tubuh normal yang mengidap diabetes tipe 2.3. “Penderita diabetes tak boleh berolahraga terlalu berat alasannya gula darah akan jadi terlalu rendah.”
Jika Anda memakai insulin atau obat-obatan yang meningkatkan produksi insulin di tubuh, Anda harus menyeimbangkan olahraga, insulin, dan contoh makan Anda. Namun, bila Anda penderita diabetes tipe 2, Anda biasanya tidak perlu memakai insulin. Kebanyakan obat yang diresepkan untuk diabetes tipe 2 ibarat metformin dan sitagliptin pun tidak menyebabkan kadar gula yang rendah sama sekali, tak peduli seberapa sering dan seberapa keras Anda berolahraga. Faktanya, olahraga justru sangat penting untuk mengontrol diabetes tipe 2, sekaligus untuk mengurangi berat badan.4. “Insulin itu berbahaya”
Insulin memang penting bagi tubuh, tapi juga susah dikontrol oleh kebanyakan orang. Sangatlah penting untuk menguji kadar gula Anda setiap harinya bila Anda memakai insulin, untuk menghindari reaksi kadar gula rendah yang sanggup membahayakan Anda.5. “Diabetes artinya tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup.”
Jika Anda penderita diabetes tipe 1, ini emang benar alasannya pankreas berhenti memproduksi insulin. Namun, orang yang mengidap diabetes tipe 2 (yang yaitu tipe diabetes yang paling umum), biasanya mempunyai jumlah insulin yang cukup, setidaknya ketika ia didiagnosis pertama kalinya. Masalahnya, insulin tersebut tidak bekerja dengan baik dan ini menghambat perembesan glukosa dari masakan yang masuk ke dalam tubuh. Lama kelamaan pankreas penderita diabetes tipe 2 juga akan berhenti memproduksi insulin, jadi Anda akan memerlukan suntikan insulin.6. “Terlalu banyak makan yang manis-manis sanggup menyebabkan diabetes.”
Pola makan tidak menyebabkan diabetes, walaupun ada beberapa bukti bahwa terlalu banyak minum minuman elok sanggup menyebabkan diabetes bila Anda memang sudah berisiko diabetes. Gula tidak menyebabkan diabetes, tapi gula yaitu penyebab kelebihan berat badan, yang merupakan salah satu faktor utama diabetes. Orang yang kelebihan berat tubuh cenderung bahagia memakan banyak masakan manis. Tapi bukan berarti masakan elok yaitu satu-satunya biang kerok. Makanan lain yang juga memicu kegemukan yaitu junk food dan masakan lainnya yang mengandung karbohidrat tinggi. Gula memang tidak baik untuk diabetes alasannya sanggup meningkatkan gula darah, namun begitu juga dengan masakan lain yang sanggup dengan cepat terpecah ke dalam glukosa di dalam darah, ibarat pasta, roti putih, mi, dan nasi putih.7. “Saya tahu kapan gula darah saya tinggi atau rendah.”
Anda tidak sanggup mengetahui kadar gula darah hanya dari perasaan. Saat Anda gemetaran, pusing, dan kepala terasa melayang, mungkin kadar gula darah Anda memang rendah, atau sanggup saja Anda ternyata itu alasannya tekanan darah rendah, atau bahkan flu. Jika Anda mendadak sering buang air, sanggup jadi ini alasannya glukosa Anda sedang tinggi, tapi sanggup juga alasannya nanah kandung kemih. Semakin usang Anda mengidap diabetes, semakin tidak akurat “feeling” Anda perihal apakah gula darah sedang tinggi atau rendah. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya dengan niscaya yaitu dengan menyelidiki kadar gula darah Anda.8. “Pengidap diabetes dilarang makan yang manis-manis.”
Tidak ada alasan untuk melarang pengidap diabetes tipe 2 makan masakan manis. Selama masakan elok ini hanya dikonsumsi dengan porsi kecil atau sesekali saja, tentunya boleh-boleh saja. Masalahnya yaitu bila masakan elok yaitu masakan favorit Anda, biasanya Anda akan makan terlalu banyak. Diabetes juga bukan berarti Anda dilarang makan cake lagi. Anda masih boleh memakan cake, hanya saja dalam porsi kecil, dan Anda harus berhati-hati untuk tidak makan masakan elok lainnya bila sudah melahap sepotong cake. Memakan masakan elok 2-3 kali seminggu bukanlah suatu masalah, tapi tentunya jangan setiap hari.9. “Penderita diabetes lebih gampang terkena flu dan demam.”
Diabetes tidak menyebabkan Anda gampang terjangkit penyakit menular. Namun, bila Anda terjangkit flu, segeralah obati dengan baik alasannya pengidap diabetes cenderung lebih rentan menderita komplikasi flu.Jika Anda sudah mengidap diabetes selama beberapa bulan, dan kemudian suatu hari dokter meminta Anda untuk memakai insulin, itu berarti Anda tidak mengontrol diabetes Anda dengan baik. Saat pertama kali Anda didiagnosis mengidap diabetes, gula darah Anda seharusnya sanggup tetap terkontrol dengan diet, olahraga dan/atau pengobatan yang membantu tubuh Anda untuk menyerap glukosa. Namun, bila Anda memang sudah mengidap diabetes selama bertahun-tahun, pankreas Anda mungkin akan memproduksi sedikit sekali insulin. Dan pada tahap ini, Anda akan memerlukan suntikan insulin. Ini bukan salah Anda, melainkan memang tahapan penyakitnya saja yang sudah meningkat.
Demikianlah ulasan mengenai 9 Mitos Yang Salah Perihal Diabetes Tipe 2
Sekianlah tulisan 9 Mitos Yang Salah Perihal Diabetes Tipe 2pada kali ini, Semoga betul-betul dapat memberi manfaat untuk anda semua khususnya yang berkaitan dengan obat alami. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Saat ini Kamu membaca artikel 9 Mitos Yang Salah Perihal Diabetes Tipe 2 dengan alamat link https://obatherbaldiabe.blogspot.com/2018/01/9-mitos-yang-salah-perihal-diabetes.html
